dpi132tari


Metodelogi Desain


OBSERVASI


Lingkungan: Lingkungan penjualan tetap, berada di kawasan ramai sehingga memudahkan penjualan dan pembeli tidak terlalu susah mencari lokasi penjualannya.

Gagasan Hipotesa: Membuat jenis desain gelang unik terbaru yang dapat memikat pasar serta bentuknya tidak pasaran (langka, hanya dibuat 2-3 gelang dalam satu desain) sehingga orisinalitas terjaga.

NO
1. Bahan baku Dengan menggunakan manik-manik yang terbuat dari plastik, seharusnya menggunakan sisa daur ulang yang lebih ramah lingkungan
2. Lingkungan
3. pemasaran produk Menimbulkan ide baru untuk menciptakan desain gelang terbaru dengan bentuk yang tidak monoton

 

Rancangan Awal:

ü  Manik-manik berbagai warna

ü  Benang sulam, benang melar (biasanya berwarna bening, sejenis benang pancing tapi melar)

ü  Beberapa batu-batuan alam yang bentuknya kecil

Cara Membuat:

ü Pilih manik-manik atau batu-batuan (yang sudah dibolongin sebelumnya) sesuai yang kalian mau.

ü Jalin (ronce) satu-persatu manik-manik atau batu-batuan itu, bisa di jalin dengan cara simpel (satu arah) atau bisa juga dikombinasikan dengan benang sulam/wol dengan menggunakan jarum sulam, lalu ronce lagi dengan menggunakan benang nilon melar tadi.

ü Bisa juga dengan menggunakan mutiara (asli) atau boongan.

ü Gelang siap dipasarkan.

Contoh gelang:

Ini salah satu contoh gelangnya loh!

Cool kan? Sederhana sih memang, tapi turis-turis banyak yang suka loh!

Ada warna putih/item


Cool isn’t it?🙂



DATA PRIMER:

Ibu Sri (penjual gelang manik-manik)

Penjualnya adalah bernama ibu Sri (29) dan suaminya, Pramono (31) , kawasan penjualnnya berada di daerah Asemka, Jakarta Selatan. Sudah merintis usaha disana sejak tahun 1994. Meskipun bahan dasarnya sederhana, namun gelang buatannya digemari para turis asing yang kebetulan lewat. Pembuatannya rapih dan pemakaian manik-maniknya menggunakan warna yang terang namun tetap enak dipandang (walaupun bentuknya sangat sederhana), bahkan ia berkata sudah memasarkan gelangnya ke daerah Jawa dan sekitarnya.

DATA SEKUNDER:

Dikasih tau sama saudara dan dari internet.


Kerajinan Rakyat Berbasis Tumbuhan di Daerah Banten



Tugas ini saya ambil dari web :

http://www.bantenculturetourism.com/index.php?option=com_content&task=view&id=12507&Itemid=49

Terdapat home industry aneka seni bambu yang di pimpin Bapak Marjan, Desa Ciakar Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang, Banten.

Pengusaha Kerajinan Ciakar

Bambu Ciakar located in Ciakar Village, Panongan Sub District, Tangerang Regency, 10 km from Tangerang City or 5 km from Curug Sub District, producing varieties of bamboo and rattan crafts, such as households, lamp decorations, and other products potential for souvenirs for tourists. Beside in Panongan Sub district, bamboo arts also located in Legok, Curug, Cikupa, Balaraja and Ciputat Sub districts.


Balaraja – Citra Raya – Ciakar or Bitung – Citra Raya – Ciakar

Routes to Ciakar:



Analisis:

Dan juga semua barang yang dihasilkan dari industri ini akan lebih baik kalau dibuat hak paten-nya, sehingga lebih orisinal dan tidak terjadi pencontekan hasil karya.

Ini merupakan home industry, dimana dipimpin oleh Bapak bernama Marjan. Dilihat ia sudah berhasil membuat seni   alat-alat rumah tangga, hiasan lampu, dan pernak-pernik lainnya, yang sangat potensial untuk dijadikan Cinderamata yang layak untuk dijual kepada wisatawan, sebaiknya untuk kedepannya ia juga harus membuat tempat workshop yang layak dan meng-hire beberapa karyawan agar barang-barang yang dihasilnya lebih banyak. Dan juga, harga untuk wisatawan lokal sebaiknya dibedakan (untuk orang lokal akan lebih baik kalau harganya murah) sedangkan kalau untuk keluar negeri (ekspor) sebaiknya agak di mahal-in sedikit, supaya hasil karya kita juga mendapat ‘upah’ yang cukup dari hasil komoditi tersebut.

Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar dibidang seni kriya yang memiliki potensi ekspor. Terletak di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, jaraknya dari Kota Tangerang 10 Km atau 5 Km dari Kecamatan Curug, akses menuju lokasi cukup baik, dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum, dengan rute Balaraja – Citra Raya – Ciakar atau Bitung – Citra Raya – Ciakar. Telah memproduksi bermacam-macam seni kerajinan yang terbuat dari bambu dan rotan, seperti : alat-alat rumah tangga, hiasan lampu, dan pernak-pernik lainnya, yang sangat potensial untuk dijadikan Cinderamata yang layak untuk dijual kepada wisatawan. Selain di Kecamatan Panongan terdapat pula di Kecamatan Legok, Kecamatan Curug, Kecamatan Cikupa, Kecamatan Balaraja, dan Kecamatan Ciputat.

 

 



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: