dpi132tari


Analisis & Konsep Desain


Blog ini merupakan tugas UAS dari Metodelogi Desain

Cc: Pak Teddy M. Darajat. [www.gjb3111andi.wordpress.com]

 

Clothing-line (Distribution-Outlet)

Latar belakang:

Dengan semakin maraknya bisnis clothing di berbagai kota di Indonesia, baik ber-format butik, factory outlet, distro, dan lain sebagainya, telah menjadikan bisnis ini banyak digembari berbagai pihak, baik  sekedar pengisi waktu luang, mendapat tambahan pendapatan atau menekuni sebagai mata pencaharian utama. Diberbagai kota seperti Yogyakarta, Bali, Bandung dan Jakarta, bisnis baju Tshirt-clothing secara harfiah telah berhasil menciptakan berbagai jenis komunitas baru daru para konsumen penggunanya, sebagai contoh; bermunculannya factory outlet baru di Bandung, berdirinya distro-distro baru di Yogyakarta dengan pilihan produk dan design yang terbatas dan sangat unik, terjangkau dan mewakili identitas komunitas tertentu.

Sebagai contoh produk baju Tshirt dengan kata-kata kreatif yang mengundang senyum dan tawa terus di produksi oleh berbagai produsen kreatif dari Bali dan Yogya (yang semakin lama, semakin digemari oleh para mahasiswa/i, para karyawan eksekutif hingga masyarakat umum). Hal serupa juga terjadi di luar negeri atau kalangan Internasional, dimana pasar dan transaksi jual beli terlah terfasilitasi dengan lebih sistematis oleh berbagai merchant atau pelaku bisnis baju Tshirt clothing Internasional yang juga mengadakan berbagai program online yang dapat diikuti oleh siapa saja dengan mudah.

Dengan demikian luas dan berkembangnya permintaan produk Tshirt-clothing di dalam maupun luar negeri, diketahui juga beberapa pihak seperti ibu rumah tangga dan mahasiswi yang berjualan produk t-shirt, aksesoris, dan merchandise secara retail. Bahkan, penjualan t-shirt clothing line ini jumlahnya terkadang bisa melampaui pendapatan rekan lain yang berstatus sebagai karyawan tetap.🙂

 

Tujuan & Kegunaan Penelitian:

Tujuan saya meneliti tentang bisnis clothing ini adalah untuk sekedar mencari pengalaman dalam bidang kewirausahaan sekaligus menguji hasil gambar saya, apakah diterima di masyarakat atau tidaknya.

Objek Penelitian:

Sumber data-data dari penelitian saya kali ini berasal dari mesin search-engine paling yahud: Google :p

Metode riset, silahkan klik URL ini >>> http://mahardhikaputra31.blogspot.com/2010/11/pengaruh-promosi-terhadap-peningkatan.html (disitu menjelaskan bagaimana pengaruh promosi meningkatkan penjualan)

Dan, kalau soal meraup laba, bisa lihat URL ini >>> http://peluang-bisnis.infogue.com/meraup_laba_dari_bisnis_distro🙂


 

Gambar 001

 

 

 

 

 

 

 

 

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, segmen pasar anak muda (atau apresiasi anak muda, terutama remaja) sangat besar, apalagi mereka juga tak segan mengeluarkan uang mereka dalam jumlah besar hanya untuk membeli ‘seonggok’ t-shirt bergambar seperti gambar 001 di samping. T-shirt biasa dan desainnya cenderung simple ini (usually) sangat digemari remaja cowok yang katanya terlihat macho dan keren kalau memakai t-shirt dari distro ini, itu dan lain sebagainya.





 

 

 

 

 

Dibawah ini saya lampirkan beberapa desain yang kebetulan menjadi sumber inspirasi dalam pembuatan clothing-line yang bakal saya garap nanti :p

Bumblebee

Medusa -_-

Classic Hotrod Vehicle

 

 

 

 

 

 

 

 

Yang perlu dipersiapkan dan dipikirkan jika ingin membuka distro


MODAL

Untuk memulai bisnis ini tidak selalu memakan biaya besar. Yang penting nekat dan keinginan kuat untuk memulainya. Paling tidak siapkan modal Rp 10 juta – 15 juta untuk menyewa tempat.

PRODUKSI

Hampir seluruh distro mengambil bahan baku dari Bandung atau Ciledug. Khusus Bandung, kebanyakan mengambil di daerah Kopo. Pemilik distro hanya membuat desain dan pola, sementara urusan produksi serahkan saja sepenuhnya pada pabrik konveksi.

PROMOSI

Sebelum usaha berkembang, biasanya promosi hanya dari mulut ke mulut atau lewat spanduk atau leaflet. Jika sudah maju, bisa promosi lewat media massa atau sponsor acara atau artis.

DISTRIBUSI

Distro juga bisa menyalurkan produk ke kota-kota lainnya hingga mancanegara. Ini yang disebut konsinyasi atau bagi hasil dengan distro-distro merk lain dimana kita menitipkan barang.

Untuk penjualan ke mancanegara biasanya dilakukan dengan sistem beli putus. Ongkos kirimnya di bagi dua dengan pembeli.

KEUNTUNGAN

Pendapatan kotor beragam. Keuntungan dibagi dua dengan distro yang menitipkan barangnya lewat konsinyasi tadi.

Beberapa contoh gambar tangan saya>>

Untuk gambar-gambar lainnya, bisa di cek di Google yah🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: